“Merokok
dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan
dan janin”.
Meski kalimat yang tertera dalam bungkus rokok tersebut terdengar seram dan
berbahaya masih banyak orang yang enggan meninggalkan kebiasaan tak sehat ini.
Padahal tahukah Anda bahaya rokok bagi kesehatan? Data WHO pada 2013
menunjukkan 6 juta orang per tahunnya meninggal karena merokok. Sementara yang
lainnya menderita berbagai penyakit kronis yang disebabkan oleh rokok, seperti
bronkhitis atau asma.
Setiap
batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih dari 4.000 bahan kimia
beracun yang membahayakan dan bisa menyebabkan kematian. Kandungan zat yang
terdapat dalam rokok di antaranya fenol (bahan pembersih lantai), aseton
(bahan pembersih cat kuku), arsen (bahan racun tikus), merkuri (penyebab
penyakit minamata), hidrogen sianida, formalin (bahan pengawet mayat).
Siap
untuk fakta selanjutnya? Kandungan berikutnya merupakan komponen racun paling
utama, yaitu tar mengandung sekurang-kurangnya 43 bahan kimia, salah
satunya bahan seperti benzopyrene yaitu sejenis policyclic aromatic
hydrocarbon (PAH) yang diketahui menjadi penyebab kanker (karsinogen), nikotin;
zat adiktif yang mempengaruhi saraf dan peredaran darah yang mengakibatkan
kecanduan. Zat ini bersifat karsinogen dan mampu memicu kanker paru-paru yang
mematikan. Tak ketinggalan kandungan karbonmonoksida, yang mengikat
hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Apabila
racun rokok itu memasuki tubuh manusia atau hewan, maka akan menyebabkan
kerusakkan pada setiap organ di seluruh tubuhnya bermula dari hidung, mulut,
saluran pernapasan, paru-paru, saluran darah, jantung, sampai ke saluran
kencing. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh rokok :
1.
Kanker
paru-paru - kanker yang paling umum yang disebabkan oleh merokok. Rokok
mengandung nikotin dengan tar sebagai substansi serta karbondioksida. Untuk
Anda yang biasa merokok 1 bungkus per hari, maka dalam satu tahun paru-paru
Anda akan terlapisi oleh tar sebanyak satu cangkir. Satu batang rokok setiap
hari dapat memicu perubahan sel dalam jaringan paru-paru, mengakibatkan kanker
paru-paru di kemudian hari.
2.
Penyakit
jantung - Penyebab kematian kedua terbesar untuk perokok. Banyak jenis gangguan
jantung seperti gangguan di pembuluh darah besar, myocardial degenerasi
(serangan jantung) dan penyakit jantung ischemic (kekurangan darah ke suatu
organ, seperti jantung) sering terlihat di pertengahan usia tiga puluhan.
3.
Empisema
- juga dikenal sebagai penyakit kronis yang mengganggu kerja paru-paru,
disebabkan oleh hirupan asap rokok beracun secara konstan. Penyakit ini
dicirikan oleh kurangnya elastisitas paru-paru dan kerusakan jaringan kapiler.
Hal ini membuat penderita sangat sulit bernapas.
4.
Pleurisy
- Dinding paru-paru yang terlapisi tar akan berakibat bukan hanya pada
kesulitan tapi juga sakit saat bernapas. Intensitas batuk menjadi sering dan
berkurangnya produksi air liur.
5.
Radang
paru-paru: infeksi paru-paru yang sangat serius, penyakit ini juga diwarnai
dengan sakit dada, demam, panas dingin, batuk dan sesak napas. Paru-paru sering
terisi dengan banyak cairan yang menjadi penyebab sesak napas. Radang paru-paru
dapat terjadi pada siapa pun, namun perokok sangat rentan terhadap penyakit
ini.
Bagaimana
jika Anda sudah terlanjur kecanduan merokok? Bagaimana agar terhindar dari
penyakit mematikan ini? Solusi paling bijak adalah Anda harus 100% berhenti
merokok. Untuk membantu masalah pernapasan yang sudah terganggu dibutuhkan
asupan antioksidan yang tinggi ke dalam tubuh. Antioksidan tersebut bisa
diperoleh dari K-Liquid Chlorophyll karena kandungan daun alfalfa yang
berperan sebagai antioksidan, merupakan senyawa yang dapat menetralkan radikal
bebas dengan jalan melindungi sel-sel tubuh khususnya paru-paru terhadap
serangan radikal bebas.
Selain
itu K-Liquid Chlorophyll berfungsi sebagai cleansing yang mampu
membuang semua racun yang terdapat dalam tubuh, serta bersifat anti inflamasi
yang dapat mengatasi masalah peradangan di paru-paru serta mempunyai efek
mengurangi gangguan bronkhitis dan meningkatkan kerja organ paru-paru, sehingga
racun dari asap rokok yg bisa menyebabkan kanker paru-paru dan gangguan
pernapasan lainnya seperti masalah yang sering terjadi pada perokok yaitu
peradangan atau gangguan di sekitar tenggorokan bisa dibantu dengan
mengkonsumsi K-Liquid Chlorophyll.
Kandungan
K-Liquid Chlorophyl pun mampu meningkatkan sistem imun pada tubuh seseorang.
Dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh Anda mampu melawan semua radikal
bebas yang masuk ke dalam tubuh, khususnya bagi perokok yang sistem imunnya
mudah sekali menurun sehingga poluisi/racun yang berasal dari rokok tersebut
mudah masuk dan merusak jaringan sel-sel tubuh kita. K-Liquid Chlorophyll
untuk perokok berat atau pasien kronik sebaiknya dikonsumsi sebanyak 3 kali 1
sloki sehari dicampur dengan satu gelas air putih sampai menunjukkan
perkembangan yang membaik. Sedangkan untuk perawatan konsumsi K-Liquid
Chlorophyll 1 kali 1 sloki sehari.
Untuk
hasil yang lebih maksimal, bantulah dengan mengkonsumsi K-Ayu Asmo, yang
membantu mengatasi masalah gangguan organ paru-paru dan masalah pernapasan
akibat racun rokok. K-Ayu Asmo mengandung nutrisi pendukung bagi kerja
saluran napas, menjaga agar tidak melukai jaringan lunak dalam tubuh, melebarkan
pembuluh bronkhial, mengurangi radang dan bekerja sebagai pengencer dahak
(ekspektoran) karena diformulasikan khusus untuk membantu menyeimbangkan dan
merangsang kerja paru, membran mukosa dan saluran cerna.
Beberapa
ekstrak yang terkandung dalam K-Ayu Asmo adalah ekstrak folium
adhatoda vasica untuk mencegah batuk yang sering terjadi pada perokok, juga
membantu melegakan pernapasan. Ekstrak folium ocimum sanctum bisa
bekerja sebagai bronkodilator, antistres dan antihistamin untuk masalah saluran
pernapasan yang mengalami peradangan pada bronkhus. Apabila terjadi emfisema,
pelebaran gelembung-gelembung paru dimana, ekstrak K-Ayu Asmo
bekerja sebagai anti inflamasi pada alveoli sehingga pertukaran udara di dalam
paru-paru tidak tergangu. Ekstrak radic inula racemosa sebagai
antispasmodic yang membuat kontraksi menjadi teratur sehingga aliran udara pada
saluran napas lancar dan CO2 bisa bisa dikeluarkan, sehingga organ
paru-paru tidak mengalami kerusakan. Selain itu masih ada beberapa kandungan
ekstrak dari K-Ayu Asmo yang mempunyai efek sebagai ekspektoran, anti
asma, anti histamin dan masalah-masalah yang mengganggu masalah pernapasan.
Perokok
berat atau pasien kronik sebaiknya mengkonsumsi K-Ayu Asmo sebanyak 2
kapsul 3 kali sehari setelah makan. Untuk pencegahan konsumsi sebanyak 2 kapsul
2 kali sehari, sehingga paru-paru atau saluran pernapasan bekerja lebih
optimal. Bantu juga dengan minum banyak air putih dan menghindari makanan atau
minuman yang bisa menyebabkan masalah pernapasan. Hindari makanan berlemak dan
polusi udara yang mengganggu saluran napas, serta yang terpenting berhenti
merokok dimulai dari hari ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar